Panduan Menulis Artikel dengan Teknik SEO Friendly yang Tepat

Semakin tingginya akses masyarakat terhadap internet membuat penggunaan mesin pencari seperti Google pun melesat tajam. Banyak orang menggunakan Google untuk mencari artikel yang mereka butuhkan. Anda tentu menemukan bahwa ada beberapa keywords yang paling sering dicari oleh orang ketika mengakses mesin pencari. Keywords ini akan berbeda bergantung kepada audience yang ingin Anda targetkan.

Untuk mendapatkan performa yang baik di mesin pencari, Anda harus mengaplikasikan teknik penulisan SEO Friendly. Lantas bagaimana langkah menuliskan artikel yang SEO friendly? Berikut ulasannya.

1. Aplikasikan keywords yang paling banyak dicari oleh target audiens

Sebelum mengetahui kata kunci apa yang paling banyak dicari oleh target audiens Anda, tentunya Anda harus mengidentifikasi terlebih dahulu siapakah audiens yang ingin Anda targetkan. Anda harus mengenali siapa target audiens yang sesuai dengan tema blog yang Anda kelola. Misal jika Anda mengelola blog berisi panduan bisnis online, maka target audiens Anda adalah mereka yang tertarik berjualan dan berbisnis online.

Mengapa penting untuk mengenali target audiens ini? Hal ini dikarenakan konsumen akan memiliki karakteristik yang berbeda di setiap industri. Oleh karena itu mengenali karakter konsumen di industri yang Anda geluti menjadi penting untuk lebih banyak menggaet konsumen.

Ketika Anda telah mengenali siapa target konsumen Anda, Anda bisa mengaplikasikan kata kunci yang tepat di artikel. Kata kunci yang tepat adalah kata kunci yang paling sering dicari oleh target audiens tersebut.

Untuk mengetahui kata kunci apa yang paling sering dicari oleh target audiens, Anda bisa memanfaatkan cara di bawah ini:

  • Menggunakan kata kunci dengan volume pencarian terbanyak di mesin pencari Google. Jika Anda bingung mengetahui kata kunci apa yang paling banyak dicari, Anda bisa memanfaatkan beberapa situs. Beberapa situs pencarian kata kunci dapat membantu Anda menentukan volume kata kunci yang paling banyak dicari.
  • Tidak cukup hanya mengetahui kata kunci apa yang paling banyak dicari oleh audiens. Anda harus membuat blog yang dikelola berkualitas dan mendapat kepercayaan lebih lanjut dari audiens. Caranya yaitu Anda harus mengetahui apa sebenarnya yang ingin diketahui oleh konsumen dari kata kunci tersebut. Misal, kata kunci terkait optimasi SEO. Kemungkinan konsumen ingin mencari artikel yang memberikan mereka panduan penggunaan SEO agar artikel teroptimasi.
  • Gali sumber dan referensi lebih banyak agar artikel semakin berkualitas. Hal ini penting untuk bersaing dengan banyak artikel lain di mesin pencari.

2. Jangan berlebihan mengaplikasikan focus keywords di dalam artikel

Focus keyword mungkin memang akan memberikan dampak berupa ranking yang tinggi di mesin pencari. Namun, ketika jumlah focus keywords ini berlebihan, bukan tidak mungkin Google justru akan menilai artikel Anda hanyalah artikel “spam” atau artikel sampah.

Artikel dengan jumlah focus keyword yang tidak masuk akal justru akan mengganggu kenyamanan pembaca. Anda harus ingat bahwa artikel yang Anda buat adalah artikel untuk dibaca manusia, sehingga jangan sampai membuat artikel yang justru menjenuhkan pembaca.

Oleh karena itu, tetap aplikasikan sejumlah focus keyword agar mesin pencari menempatkan rangking yang tinggi untuk artikel. Namun pastikan artikel tersebut tetap layak baca untuk manusia karena yang membaca pada akhirnya adalah manusia.

3. Buat audiens Anda puas dengan yang dibuat

Google tentunya tidak sebodoh itu untuk menempatkan artikel tidak bermutu di halaman pertama mesin pencari. Meski Anda telah mengaplikasikan kata kunci di artikel Anda dengan jumlah tertentu, tidak berarti blog Anda akan muncul di halaman pertama. Hal ini dapat terjadi apabila Google menemukan bahwa audiens tidak puas terhadap blog yang Anda kelola. Ketidakpuasan audiens akan membuat blog Anda tidak akan muncul lagi di halaman pertama.

Bagaimana Google mengetahui tingkat kepuasan audiens? Hal ini bisa dilihat dari lama waktu yang mereka habiskan untuk membaca artikel di blog Anda. Apabila audiens hanya menghabiskan waktu sebentar padahal artikel Anda tergolong panjang, artinya tingkat kepuasan audiens rendah. Selain itu, artikel yang dishare dan dikomen juga akan menentukan indikator kepuasan audiens.

4. Aplikasikan link internal maupun eksternal

Link internal adalah link yang merujuk kepada artikel yang terdapat di dalam blog. Sementara link eksternal merujuk kepada sumber di luar blog. Link ini biasanya ditempatkan di dalam artikel untuk memberikan landasan pernyataan atas tulisan yang Anda buat. Link ini juga bisa untuk memberikan penjelasan lebih lengkap terkait suatu topik.

Ketika Anda memberikan link internal di dalam artikel, Anda akan memperbesar peluang pembaca mengeksplor lebih lanjut artikel lain di blog Anda. Sementara link eksternal berfungsi untuk meningkatkan kepercayaan pembaca atas legibilitas tulisan tersebut.

5. Optimasi elemen penting lain dalam blog

Blog terdiri dari beberapa elemen penting seperti judul artikel, heading hingga URL. URL sendiri berupa link yang akan mengarahkan Anda ke artikel yang ditulis. Meski blog secara otomatis akan membangun URL, namun akan lebih baik Anda membuatnya secara manual karena URL yang dibuat otomatis biasanya akan terlalu panjang.

Untuk mengoptimasi judul artikel, usahakan menggunakan focus keyword yang sudah Anda tentukan. Selanjutnya aplikasikan focus keyword di salah satu heading artikel.

Itulah beberapa tips untuk memaksimalkan potensi blog Anda di rangking pertama Google. Yang terpenting adalah mengutamakan kepuasan pembaca blog Anda dengan tetap menggunakan focus keyword secara wajar. Jangan sampai penggunaan focus keyword berlebihan justru membuat audiens menjadi terganggu.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *